Thursday, June 11, 2009

judging people

I know what they were thinking, but why should it matter as long as I can sing? It's not a beauty contest. -- Susan Boyle, The Sunday Times
Gua baru nonton video Susan Boyle (link)setelah ngeliat kakak nge-tweet soal itu.

Mungkin ironis untuk gua buat bilang, 'jangan nge-judge orang lewat penampilannya!' karena itu adalah hal yang gua lakukan di bagian awal-awal video. Gua ngeliat Susan makan sandwich, ngomong dengan gaya yang nyentrik, dan terlihat misplaced. Gua sama seperti para juri dan penonton, yang ngeliat dia dengan skeptisnya sebelum dia nyanyi.

Dan gua sama-sama terkejutnya, kagetnya, malunya... sama mereka waktu gua ngedenger suara Susan. Mungkin, seperti yang juri cewek Britain's Got Talent, Amanda, bilang, "This is the biggest wake-up call ever."

Modern society is too quick to judge people on their appearances. [...] There is not much you can do about it; it is the way they think; it is the way they are. But maybe this could teach them a lesson, or set an example. -- Susan Boyle, The Washington Post

Terkadang berada di dunia itu menyenangkan dan menyebalkan di saat yang bersamaan.... Dan ketika lu diberi penampilan yang baik sama Tuhan, maka kita bisa dengan gampang melihat orang lain dengan skeptis atau sinis.

Gua pikir Susan milih lagu I Dreamed a Dream by Les Miserables ada alasannya.... Dia single hingga umurnya yang kini, 47 tahun. Mungkin kalimat-kalimat sedih I Dreamed a Dream,

And still I dream he'll come to me
That we will live the years together
But there are dreams that cannot be
And there are storms we cannot weather

Catch my drift? Truly a sad song. A beautiful sad song.

Wednesday, June 10, 2009

A perfect quote that reflects me!

Selama ini orang-orang punya kata-kata/quotes yang melambangkan diri mereka, 'personal quotes'... but i never had one. Hari ini aku baca Teenlit Gramedia yang berjudul Incognito (it's surprisingly good by the way!) tentang perjalanan waktu. Di cerita itu mereka ketemu sama Mark Twain, yang mengatakan hal yang aku banget... dan setelah look-up di google, ternyata Mark did said it:

“Twenty years from now you will be more disappointed by the things that you didn't do than by the ones you did do. So throw off the bowlines. Sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover.”

Twenty years from now you will be more disappointed by the things that you didn't do than by the ones you did do.... Selama ini, aku mengambil banyak keputusan dari prinsip itu. Di masa depan, ketika aku liat ke belakang, apa aku akan menyesal nggak melakukan ini? Apa aku akan termenung dan berpikir pada diri sendiri, "Harusnya waktu itu lakuin aja. Toh sekarang kalau dipikir lagi, nggak akan ada orang yang nginget-nginget." Walau gitu, yaaa tetep aja hal ini terbatas pada hal-hal tertentu. Ada jenis-jenis hal yang jelas nggak bisa dicoba. Tetapi buat yang bisa, dan ngga dilakuin karena takut sama pandangan orang, atau karena SIMPLY takut?

Banyak keputusan yang aku ambil dibilang sama orang lain 'gila' atau 'nggak tahu malu'... ada juga yang jadi dicap 'gokil'. Tetapi aku hingga saat ini nggak nyesalin apa yang aku lakuin. Mungkin ada satu titik di mana aku menyesal, tapi dengan cepat aku nggak menyesal lagi waktu mikirin, suatu saat aku akan ngeliat ke belakang dan itu jadi salah satu pengalaman berharga aku. Pengalaman yang malah bikin aku tersenyum, ketawa, dan bisa kuceritain dengan gembira dan menggebu-gebu buat anak dan cucu. :p

So I think I really shouldn't regret about things that I did. It's good that I did it. Even if it's bad ones it still gave you something to learn! And without those I wouldn't be the me now.... Kalau apa yang kulakukan di masa lalu itu jelek, then, gua bisa belajar dari situ untuk ngelakuin yang lebih baik. Kalau nggak pernah ngerasain yang jelek, lalu, gimana gua bisa tahu yang mana yang bagus?

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...